Beda Soal Pilih Mobil, Malaysia Pakai Logika Indonesia Pegang Filosofi

14/02/2018 | Mobilmo.com

Sama-sama dari Melayu, Indonesia dan Malaysia beda pertimbangan saat akan membeli mobil.

Indonesia menjadi pasar menggiurkan bagi produsen otomotif dunia. Berbagai merek dari berbagai negara bisa dengan bebas dijual dan dipasarkan. Beragam jenis mobil juga tersedia dari yang berukuran mini seperti city car, sampai yang berukuran besar dan berat seperti mobil-mobil niaga. Berbicara tentang jenis-jenis mobil yang ada dipasaran, kita semua tahu kalau yang paling mendominasi adalah mobil penumpang multi guna atau multi purpose vehicle (MPV). Populasinya dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan cukup signifikan.

Daihatsu Xenia, model low MPV terlaris Di Indonesia setelah Toyota Avanza

Bisa digunakan untuk berbagai keperluan dan bisa muat banyak penumpang jadi pertimbangan tersendiri para konsumen saat akan membeli mobil. Tak heran kalau model MPV yang rata-rata berkapasitas tujuh penumpang kemudian jadi model paling laris di Indonesia. Efeknya pahitnya dirasakan oleh mobil-mobil di segmen lain yang akhirnya terpinggirkan. Walaupun tetap memiliki peminat, jumlahnya kalah telak dengan peminat mobil-mobil MPV. Kondisi seperti ini berbeda dengan negara tetangga kita, Malaysia. Masyarakat di sana lebih menyukai mobil-mobil efisien dan sesuai kebutuhan. Mereka tidak akan membeli mobil berkapasitas besar kalau hanya digunakan untuk keperluan sendiri atau dengan keluarga kecilnya.

Perodua Myvi, Sirion versi Malaysia yang sangat populer dan mendominasi pasar mobil di Malaysia

"Di Malaysia sudah berubah dengan bertumbuhnya masyarakat yang berpendidikan tinggi dan pakai logika. Kalau sehari-hari pergi pakai mobil hanya sendiri atau berdua, buat apa kita beli mobil 7 seat, sehingga di malaysia city car dominan," tutur Amelia Tjandra selaku Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) di sela-sela peluncuran All New Sirion di Gandaria City Mall, Jakarta, Selasa (13/2/2018). Amelia menambahkan kalau saat ini, masyarakat Indonesia belum bisa berubah seperti Malaysia. Dan dirasa memang sulit untuk berubah. Indonesia sangat memegang filosofi "mangan ra mangan ngumpul". Meski hanya memiliki keluarga kecil, mobil MPV tetap jadi pilihan. Berjaga-jaga barangkali ada keperluan bersama saudara, tetangga, kerabat dan sabahat bisa diangkut dalam satu kendaraan.

Peluncuran All New Sirion di Gandaria City Mall, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

"Indonesia belum, masih MPV. Indonesia mobil yang laku masih MPV. Kalau Indonesia berubah city car menjadi pilihan dan bertumbuh tentu saja kami akan mempertimbangkan bagaimana memfasilitasi pengganti," kata Amel. "Menurut kami selama masyarakat Indonesia masih punya filosofi mangan ora mangan asal ngumpul maka 7 seater akan menjadi pilihan utama," tambahnya. Data wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tahun 2017 jumlah mobil MPV yang terkirim dari pabrik ke dealer mencapai 253.808 unit. Naik dari tahun 2016 yang terjual sebanyak 249.927 unit.

Interior All New Sirion

Baca :