Prediksi Tak Terbukti, Mobilio Tetap Jadi Andalan Honda

16/09/2017 | Mobilmo.com

Sempat mengalami penurunan yang cukup telak pada bulan Juni dan Juli, penjualan mobil andalan Honda, Mobilio kembali naik di bulan Agustus. Secara global, laporan terakhir data penjualan PT. Honda Prospect Motor (HPM), bulan Agustus 2017 Honda sukses mengirim kendaraan sebanyak 17.690 unit mobil untuk semua model ke seluruh dealer. Jumlah ini sekaligus menandai kembalinya Honda pada trek yang benar dimana wholesales per bulan rata-rata mencapai angka 16.000 unit. Bila melihat data penjualan bulan sebelumnya, Juli 2017 yang terjual sebanyak 12.677 unit, berarti ada kenaikan sebesar 39 persen. Secara bertahap Honda bangkit kembali dari keterpurukan di bulan sebelumnya saat hanya mampu mencatatkan penjualan sebanyak 8.843 unit saja di bulan Juni 2017.

PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengakui, salah satu faktor yang turut mendongkrak naiknya penjualan Honda pada bulan Agustus 2017 adalah keikutsertaan di pameran otomotif bertaraf dunia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di BSD City, Tangerang, 10-20 Agustus lalu. Honda Mobilio yang sebelumnya sempat terpuruk pada bulan Juni dan Juli malah menjadi kontributor tertinggi penjualan. Bulan Juni 2017 lalu, Honda Mobilio hanya mampu terjual di angka 1.300-an. Penurunan berlanjut pada bulan berikutnya, Juli 2017 bahkan lebih merana. Di bulan itu Honda Mobilio hanya terjual sebanyak 739 unit saja. Melihat kondisi yang ada ditambah dengan hadirnya Low MPV baru, Mitsubishi Xpander yang notabenenya cukup menggoda banyak mata, Honda Mobilio diprediksikan banyak orang akan semakin tergencet dan makin tertinggal pada bulan-bulan berikutnya. Prediksi tinggal prediksi. Nyatanya, perkiraan tersebut meleset dan tidak terbukti. Honda Mobilio justru memberikan kontribusi paling besar dengan mencatatkan penjualan tertinggi diantara produk-produk Honda yang lain, selain Honda HR-V. Penjualan bulan Agustus 2017 mencapai angka 3.029 unit, termasuk 1.503 unit yang terjual selama 10 hari di pameran GIIAS 2017. Sedang untuk HR-V menempati peringkat pertama dengan memperoleh angka penjualan sebanyak 5.545 unit selama pameran.

Dengan bertambahnya penjualan sebanyak 3.029 unit di bulan Agustus, Low MPV tujuh penumpang andalan Honda ini sudah terjual sebanyak 26.855 dari Januari hingga Agustus 2017. Euforia Mitsubishi Xpander memang luar biasa karena sanggup mengalahkan booth booth kompetitor. Tapi itu bukan berarti produk pajangan para kompetitor lantas menjadi sepi senyap. Honda sudah membuktikan bahwa masing-masing produk pasti memiliki konsumen tersendiri. Ada yang loyalis, kolektor, ada pula first buyer yang mudah goyah angan-angannya. Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy menuturkan, bahwa produk-produk Honda masih banyak yang menunjukkan grafik yang positif. Permintaan untuk produk-produk andalan seperi Brio Satya dan Mobilio masih terus mengalir. Penyegaran terus dilakukan oleh Honda agar pasar tidak mengalami kejenuhan mengingat kompetisi juga semakin ketat. ”Penyegaran produk serta penyelenggaraan ajang pameran otomotif juga cukup membantu untuk terus menyegarkan pasar di tengah tahun ini,” kata Jonfis.

Penjualan dari awal tahun Total penjualan mobil Honda dari Januari hingga Agustus 2017 tercatat sebanyak 123.628 unit, dengan rincian sebagai berikut :
  1. Mobilio terjual sebanyak 26.855 unit,
  2. Brio Satya terjual sebanyak 26.709 unit,
  3. HR-V 1.500cc terjual sebanyak 23.519 unit,
  4. Jazz terjual sebanyak 11.792 unit,
  5. Brio RS terjual sebanyak 7.920 unit,
  6. CR-V terjual sebanyak 7.070 unit,
  7. HR-V 1.800 cc terjual sebanyak 4.283 unit,
  8. All New Civic Turbo terjual sebanyak 720 unit,
  9. Accord terjual sebanyak 240 unit dan,
  10. Odyssey terjual sebanyak 217 unit.
Masih ada empat bulan hingga akhir tahun bagi Honda untuk berkompetisi di segala segmen. Segala kemungkinan masih bisa terjadi, segala prediksi pun masih mungkin untuk meleset seperti yang terjadi pada penjualan Honda bulan Agustus 2017 lalu. Tinggal menunggu saja sambil mengamati.